Pages

Wikipedia

Hasil penelusuran

DIPLOMASI PEMUNAFIKAN GLOBAL

Kamis, 10 Juli 2014

DIPLOMASI PEMUNAFIKAN GLOBAL
(MENGUNGKAP FAKTA HUBUNGAN ISTIMEWA AS-ISRAEL)


  oleh :

Agung Gumelar
Ditujukan untuk Memenuhi Tugas Kegiatan KIR
SMA Negeri 3 Sengkang Unggulan Kabupaten Wajo
Tahun Pelajaran 2013/2014



MOTTO


"Isy kariman au mut syahidan" yang artinya menjadi muslim sejati atau mati sebagai syuhada, atau dalam bahasa  Inggrisnya, be a good muslim or die as fighter.



Senantiasalah beramal
melalui ilmu dan pemikiran yang kita miliki.





Saat berusaha sertailah dengan doa, karena doa hadir sebagai penunjang terpenting apa yang telah dilakukan sekaligus sebagai penyempurna usaha kita.





Tugas kita adalah untuk mencoba karena dari mencoba kita akan memperoleh kesempatan untuk sukses.







Kegagalan bukan saat kita terjatuh tetapi kegagalan yang sebenarnya adalah disaat kita menolak untuk bangkit.
ABSTRAKSI

            Penelitian yang berjudul  “Diplomasi Pemunafikan Global (Mengungkap Hubungan Istimewa AS-Israel)” ini hanya untuk mencari bukti-bukti mengenai isu adanya hubungan istimewa antar kedua Negara tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan cara mencari sumber-sumber yang dapat menyajikan fakta yang dapat meyakinkan adanya hubungan dan tujuan istimewa yang ingin dicapai oleh kedua Negara melalui diplomasi yang dilakukan.
Setelah memperoleh bukti-bukti dari sumber yang cukup meyakinkan kemudian dilakukanlah penarikan kesimpulan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dari karya tulis ini.
















KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Asalamu'alaikum wr. wb.
Alhamdulillahi ladzii arsala rasulahu bil-hudaa wadiinil haqqi liyuzhhirahu 'alad-diini kullihi walau karihal-nusyrikun. Allahumma shalli 'ala Nabiyi wa Sayyidul-Mursaliin Muhammad saw. wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Amma ba'du.
Alhamdulillah, saya dapat mempersembahkan Karya Tulis yang berjudul Diplomasi Pemunafikan Global, sehingga umat atau pembaca dapat melakukan telaah dan merenungkannya secara lebih mendalam mengenai bahaya sepak terjang Dajal dan pahamnya. Sebagaimana pembahasan tentang iman yang kita berikan makna sebagai keberpihakan yang penuh (kaffah) kepada Allah dan Rasul-Nya seraya menafikan seluruh ajaran setan yang menjadi musuh kita (al-Baqarah: 208.
Dengan kata lain, ada satu gerakan yang sangat besar saat ini yang disebut dengan istilah "gerakan kafirisasi". Bila berapa dekade yang lalu kita mengenal istilah zionisme maka saat ini sejalan dengan globalisasi, kita berhadapan dengan ideologi kafirisasi yang disebut dengan neo -zionisme sebuah ideologi yang ingin menciptakan tatanan dunia global yang sekuler dan terlepas sama sekali dari ajaran agama yang mereka anggap sebagai kepalsuan, racun, dan dogmatis-fundamentalis.
Di mana-mana mereka akan membuat keguncangan  melalui gerakan yang diistilahkan dengan "gerakan 7 F", yaitu menghancurkan kekuatan finansial (Financial) umat Islam, merusak pola makan (f'ood), menciptakan adu domba atau perpecahan di kalangan umat beragama maupun di dalam tubuh umat Islam (friction), menyebarkan cara berpikir bebas (freethought), menebarkan ideologi yang membebaskan manusia dari tata cara pemikiran agamis (freedom of religion), menguasai film, TV, dan media massa (film), menumbuhkan dan menggoda masyarakat agar berbudaya dan bersikap mengikuti millah mereka (fashion/life style), membuat beberapa aliran mistik untuk menghancurkan agama (faith, sect, occultism, dll.),  menumbuhkan rasa kecewa (frustrasion), dan lain-lain.
Mereka menuduh umat Islam sebagai fundamentalis, ekstremis,  dan tiran. Bahkan, Huntington dengan berani mengatakan bahwa musuh Barat setelah Rusia hancur adalah Islam. Lantas, informasi apalagi yang mampu menggugah dan menggedor umat Islam bahwa dirinya sedang dijadikan sasaran tembak kaum dajal?
Dalam situasi seperti ini, kunci untuk menghambat gerakan mereka adalah kesatuan umat, satu komando, satu gerakan, dan satu  visi, yaitu menanamkan satu Sudah saatnya semua pihak memikirkan tantangan yang semakin menggila dari kaum dajalis ini dengan cara mempersatukan  kekuatan seraya membuat garis yang tegas, mana kawan mana lawan.
Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada  seluruh pihak yang ikut terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan karya tulis  ini. Demikian pula

Sengkang,30Januari 2013

           

Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG
Dewasa ini kehidupan manusia semakin homogen dengan berbagai tanntangan kehidupan baik individu hingga kehidupan bernegara, dengan itu dibutuhkan kerjasama atas berbagai ketergantungan dan kadang kala berbagai kebijakan yang ditimbulkan hanyalah tipuan palsu yang justru membawa kita pada keterpurukan dan kerugian bagai diri kta sendiri, yang tidak lainnya gerkan neo-zionisme pengkafiran ummat beragama khususnya islam, dengan ini saya terdorong untuk ikut berpartisipasi penanggulangn masalah global ini, dalam bentuk krya tulis, agar para pembaca atau ummat dapat melakukan telaah dan merenungkannya secara lebih mendalam mengenai bahaya sepak terjang Dajal dan pahamnya. Sebagaimana pembahasan tentang iman yang kita berikan makna sebagai keberpihakan yang penuh (kaffah) kepada Allah dan Rasul-Nya seraya
menafikan seluruh ajaran setan yang menjadi musuh kita (al-Baqarah: 208).


B.   RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan abstraksi diatas maka saya akan membahas beberapa masalah diantaranaya :
1.      Apakah benar adanya hubungan dan tujuan istimewa antara AS – Israel ?
2.      Bagaimanakah sepak terjang mereka dalam mengkafirkan kita dari berbagai segi kehidupan ?
3.      Apakah dampak negative dari gerakan mereka ?
4.      Bagaimanakh cara menghadapi gerakan kafirisasi mereka ?


C.   TUJUAN PENELITIAN
Berdasar pada rumusan masalah di atas, maka tujuan yang ingin dicapai daam penelitian ini adalah:
1.      Menghindarkan ummat dari kekafiran. Sebagaimana pembahasan tentang iman yang kita berikan makna sebagai keberpihakan yang penuh (kaffah) kepada Allah dan Rasul-Nya seraya menafikan seluruh ajaran setan yang menjadi musuh kita (al-Baqarah: 208).
2.      Mengungkap kesadaran ummat mengenai sepak terjang gerkan pengkafiran yang tentu akan membawa kerugian bagi mereka.
3.      Sebagai bentuk penanggulangan terhadap gerakan pengkafiran tersebut.
4.      Menghindarkan diri dari berbagai kebijakan merugikan dari pengkafiran tersebut.


D.   MANFAAT PENULISAN
Manfaat penelitian ini secara umum adalah dapat mengkoordinasikan ummat beragama agar tetap bersatu dalam menanggulangi dan menghindarkan diri dari berbagai    ,yang selanjutnya dapat memacu penelitian lebih lanjut oleh pihak lain. Adapun manfaat secara khusus, adalah :
1.      Bagi peneliti: menambah pengetahuan dan pengalaman mengenai sepak terjang pemunafikan ummat beragama khususnya islam.
2.      Bagi guru  : menjadi bahan referensi dan pedoman bagi guru bidang studi dan wali kelas dalam memberikan kesadaran bagi orang dilingkupnya khususnya lingkungan sekolah.
3.      Bagi orang tua: menjadi bahan referensi  dalam memberikan penanganan bagi anaknya dan lingkung keluarga agar saling mengerti. Menambah pengertian orang tua tentang bagaimana seharusnya ia bertindak dalam memproteksi gerakan pemunafikan ini.
4.      Bagi sekolah : menjadi sumbangan untuk bahan referensi dalam meningkatkan kesadaran siswa dan pihak-pihak sekolah mengenai gerakan ini.

E.   DEFINISI OPERASIONAL JUDUL
Untuk menghindari kesalahan penafsiran terhadap istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian ini, maka dapat dijelaskan definisi operasional istilah yang digunakan dalam judul penelitian ini.
1.      Pengertian diplomasi
·         Menurut R.W Sterling ( Macropolitics; 1970,p.233 ) : Sebenarnya diplomasi adalah politik mengenai hubungan internasional; dalam batasan yang paling tepat, diplomasi adalah politik internasional.
·         Menurut W.W Kulski (International Politics in A Revolutionary Age; 1968,p.624) : diplomasi adalah sinonim dengan kebijaksanaan ataupun politik Luar Negeri yang mempunyai dua sisi utama yaitu perumusan politik L.N dan para pejabat yang menerapkannya.
·         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Diplomasi adalah urusan atau penyelenggaraan perhubungan resmi antara negara satu dengan yang lain.
2.      Pengertian munafik
·         Menurut KBBI Munafik adalah berpura-pura percaya atau setia dsb kpd agama dsb, tetapi sebenarnya dl hatinya tidak; suka (selalu) mengatakan sesuatu yg tidak sesuai dng perbuatannya
·         Menurut bahasa Munāfiq atau Munafik (kata benda, dari bahasa Arab: منافق, munāfiqūn) adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam, namun sebenarnya hati mereka memungkirinya.

3.      Pengertian global/globalisasi
·         Global menurut KBBI yakni meluas ke seluruh dunia; mendunia.
·         Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan. Globalisasi adalah proses yang meliputi penyebab, kasus, dan konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.
·         Merriam Webster Dictionary. perkembangan ekonomi global yang semakin terintegrasi ditandai terutama oleh perdagangan bebas, arus modal yang bebas, dan menekan lebih murah pasar tenaga kerja asing.
·         Malcom Waters. Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang.


F.    PEMBATASAN MASALAH
Pembahsan karya tulis ini kami buat menyeluruh dan mencakup kehidupan ummat beragama kuhususnya ummat islam dalam lingkup global.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.   KAJIAN PUSTAKA
Gerakan konspirasi global yang dipelopori tokoh dan organisasi anti-agama, seperti: The Knight Templar, Adam Weishaupt, Theodore Hertzl, Aliester Crowley, telah melahirkan gerakan neo zionisme. Gerakan neo zionisme adalah sebuah gerakan yang tidak lagi menjadikan pendirian Negara Israel sebagai isu sentral, melainkan sudah berubah menjadi satu ambisi atau gerakan konspirasi untuk menguasai dunia dengan cara menguasai moneter dan menundukkan agama-agama konservatif yang dianggapnya akan menjadi penghalang untuk mewujudkan cita-cita "dunia baru" (novus ordo seclorum). Neo-zionisme ingin menghapuskan ajaran-ajaran dogma agama. Semula mereka hanya menghantam Kerajaan Katolik Roma. Dengan nyata-nyata, mereka mengaku sebagai anti-Kristus, namun kemudian mereka menyerang seluruh agama, terutama agama Islam sebagai agama tauhid yang memberikan pencerahan dan semangat perjuangan serta pembebasan manusia dari segala bentuk penindasan. Mereka menganggap agama Islam sebagai saingan utamanya dalam menegakkan "pemerintahan global" tersebut. Mereka mencoba memasuki berbagai ajaran   agama, mengubahnya, menyusupkan ajaran-ajaran palsunya. Hal itu sebagaimana Al-Qur'an telah memperingatkan kelicikan tata cara kaum Yahudi yang mengubah beberapa bagian dari Bibel. Hal yang paling nyata adalah ulah Anton Sandorz La Vey yang membuat Satanic Bible sebagai bentuk persaingan nyata atas Bibel kaum Kristiani.
Dalam bidang pemikiran, kaum neo-zionisme memperkenalkan satu bentuk ideologi ateisme baru, yaitu ajaran berpikir bebas (freethinking), nihilisme, unitarian -universalist, humanisme sekuler, aliran kiri baru (leftist), dan sebagainya.
Dogma-dogma agama diserang melalui berbagai penalaran yang dianggap sebagai bentuk pemikiran modern dan paling humanis. Mereka pun melemparkan ranjau dengan mengajarkan bahwa potensi kekacauan dan konflik lebih  dihasilkan melalui agama. Bila dunia ingin damai sejahtera maka dunia harus dibebaskan dari tirani agama, karena agama inilah yang menjadi pemicu utama tumbuhnya konflik dunia.
Tentang gerakan kafirisasi neo-zionisme ini, penulis akan menguraikan secara umum dan singkat beberapa aliran kepercayaan, sekte, serta pemikiran baru yang berbau ateisme agar umat Islam dan juga umat beragama sadar bahwa di hadapan kita telah bergerak "buldozer kafirisasi" yang akan mencabut umat beragama dari Tuhannya masing-masing.

B.   KERANGKA PEMIKIRAN

ISRAEL

KEBEBASAN UMMAT DARI KEHIDUPAN BERAGAMA

NEO-ZIONISME

AMERIKA SERIKAT
 















C.   HIPOTESIS
Penelitian ini dilakukan berangkat dari keyakinan penulis setelah cukup melakukan pengenalan secara meluas terhadap masalah yang diangkat. Adapun keyakinan atau hipotesis tersebut adalah “ berbagai gaya hidup yang menyimpang dari tuntutan sebagai ummat yang beriman secara kaffah kepada Allah SWT “.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.   JENIS PENELITIAN

1.      Ditinjau dari Segi Tujuan
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang memberi gambaran lebih jelas untuk menguraikan sifat dari keadaan serta hubungan antara fenomena yang diteliti. Dalam hal ini hubungan Antara Gerakan zionisme dengan umat beragama. Kualitatif  difokuskan pada kualitas iman ummat beragama islam pada khsusnya ,untuk menjawab rumusan masalah dengan menggunakan cara tinjauan pustaka yakni, membaca beerbagai sumber referensi.

2.      Ditinjau dari Segi Ilmu
Jenis penelitian ini adalah penelitian sosial yang melibatkan ilmu sosiologi dan psikologi karena berkaitan dengan sifat dan mental ummat beragama.

3.      Ditinjau dari Tempatnya
Jenis penelitian ini adalah penelitian perpustakaan karena peneliti mencari bahan referensi dan mengambil kesimpulan-kesimpulan melalui buku-buku di perpustakaan.

B.   TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan di Sengkang tepatnya SMAN 3 Sengkang dalam jangka waktu 2 bulan. Dimulai dari pengumpulan data, hingga penulisan hasil akhir penelitian.

C.   SUMBER DATA
Adapun data yang diperoleh merupakan data sekunder, yang diperoleh melalui data-data  yang tersedia, disesuaikan dengan judul penelitian, di mana data ini bersifat melengkapi data primer. Data sekunder yang kami gunakan adalah buku, serta dari internet.

D.   METODE DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
1.       Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kajian pustaka
2.       Teknik Pengumpulan Data
Observasi (Pengamatan)
Yaitu dengan mengadakan pengamatan langsung, dengan cara ini akan sangat cepat di dapatkan informasi yang diperlukan. Pengamatan langsung mulai dilakukan selama penelitian berlangsung.

E.   PROSEDUR PENELITIAN
Prosedur penelitian ini mencakup tiga tahap yaitu :
1.      Tahap Persiapan
Langkah yang digunakan dalam tahap ini adalah :
a.       Membaca bahan referensi yang relevan
b.      Mengidentifikasi masalah
c.       Merumuskan masalah dan menyusun rancangan penelitian
2.      Tahap Pelaksanaan
Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah :
a.       Pengumpulan data
b.      Klasifikasi data
c.       Pengolahan data
d.      Penafsiran data
e.       Penyusunan data
3.      Tahap Akhir
Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini adalah :
a.       Menyusun draft laporan
b.      Mengkonsultasikan draft laporan kepada pembimbing
c.       Merevisi / menyempurnakan draft laporan menjadi suatu karya tulis

F.    TEKNIK ANALISIS DATA
Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif , sesuai dengan jenis penelitiannya. Yang dilakukan dengan mengganbarkan masalah dengan lengkap secara objektif, dengan jalan mengumpulkan data yang relevan. Data yang diperoleh dari hasil observasi dan dikomfirmasikan dengan data hasil kepustakaan.












BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.   HASIL PENELITIAN
1.      Mengungkap hubungan khusus AS-Israel

OMONG-KOSONG
"Secara komparatif, bantuan untuk Israel adalah suatu tawar-menawar."
--AIPAC,1983. 3)
FAKTA
Setiap tahun, bantuan Amerika Serikat untuk Israel melampaui bantuan yang diberikan pada setiap negera lain. Sejak 1987 bantuan ekonomi dan militer langsung telah berjumlah $3 milyar atau lebih. Di samping itu, pengaturan-pengaturan finansial yang dilakukansemata-mata untuk Israel mencapai kira-kira $5 milyar setahun. Ini tidak termasuk program-program yang demikian dermawannya seperti $10 milyar garansi pinjaman Israel pada 1992.1) Hukum Amerika memungkinkan dihentikannya semua bantuan, ekonomi, maupun militer, pada setiap negara yang mengembangkan senjata nuklir atau "terlibat dalam suatu pola konsisten untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran keras terhadap hak-hak asasi manusia yang diakui secara internasional." Selama bertahun-tahun pemerintah Amerika Serikat telah mengetahui bahwa Israel mengembangkan persenjataan nuklir dan melanggar hak-hak asasi manusia secara terus-menerus. Namun Presiden dan Kongres tidak pernah sekali pun mengambil langkah untuk menghentikan bantuan, sebagaimana yang ditetapkan dalam hukum, atau bahkan menguranginya.2) 
Garansi pinjaman untuk Israel
OMONG-KOSONG
"Garansi pinjaman untuk Israel merupakan bantuan kemanusiaan yang tidak membebani
para pembayar pajak Amerika."
--Senator Robert W. Kasten, Jr., Republikan dari Wisconsin, 1992 2
FAKTA

    Salah satu perjuangan Israel yang paling sengit melawan Amerika Serikat adalah akibat tuntutannya pada 1991 atas $10 milyar dalam bentuk garansi pinjaman untuk memperluas perumahan dan infrastruktur lainnya bagi para imigran baru. Dikarenakan rating kreditnya yang buruk, Israel tidak memperoleh pemberi utang dengan tingkat bunga menarik tanpa garansi dari Amerika Serikat. 1 Konfrontasi itu berlangsung selama lebih dari setahun, dengan Presiden Bush berkeras bahwa pembangunan semua perumahan Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan harus dihentikan. Perdana Menteri Yitzhak Shamir menolak pengaitan semacam itu. Setelah Yitzhak Rabin berkuasa pada Juni 1992, Bush pada pokoknya membatalkan setiap pengaitan. Kongres setuju untuk memberikan garansi pada 1 Oktober 1992.
OMONG-KOSONG
"Maka PBB menjadi sebuah masjid, yang menyuarakan seruan untuk menyangkal
kedaulatan dan kelangsungan hidup Israel --memperlakukannya sebagai pariah, menyangkal
keabsahannya, sementara Islam menerompeti semboyan lama bagi raibnya Israel."
--I.L. Kenen, seorang pendiri AIPAC,1981 2
                                                                                                                                                                                        FAKTA
Tampaknya tidak akan pernah ada perdamaian selama Israel terus melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menentang resolusi-resolusi badan dunia itu. Tidak ada negara yang menjadi sasaran kecaman resmi yang begitu sering dari Majelis Umum  dan Dewan Keamanan PBB sebagaimana Israel, dan tidak ada yang begitu sering dibela dan dilindungi oleh Amerika Serikat. Seperti semua anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Israel dengan khidmat berjanji akan bertindak sesuai dengan piagam PBB dan tidak berusaha "menjalankan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang tidak sesuai dengan... resolusi-resolusi Majelis dan Dewan Keamanan." Israel tidak pernah memenuhi semua janji tersebut, namun Amerika Serikat berulang kali mendukung Israel dalam pemungutan-pemungutan suara PBB --bahkan sampai mengancam pada 1983 untuk menarik diri dari Majelis Umum jika Majelis menghukum Israel karena penolakannya untuk mematuhi resolusi-resolusi PBB. 1
OMONG-KOSONG
"Israel tidak berniat memproduksi senjata-senjata nuklir. Program (nuklir)-nya semata-mata dimaksudkan untuk memanfaatkan energi atom bagi tujuan damai."
--- Pernyataan pemerintah Israel, 1960 2
FAKTA
Program Israel untuk memproduksi senjata-senjata nuklir hampir sama tuanya dengan negara Yahudi itu sendiri. Sponsor pertamanya adalah Perancis, yang membantu membangun fasilitas nuklir rahasia Israel di Dimona di Gurun Negev pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Para pejabat Israel tidak pernah mengakui secara resmi bahwa Israelmempunyai senjata-senjata nuklir. Sebagai gantinya, mereka membatasi diri dengan frasa bahwa Israel "tidak akan menjadi pihak pertama" yang memperkenalkan senjata-senjata nuklir di Timur Tengah. Namun, cukup banyak bukti yang menunjukkan bahwa Israel telah memiliki senjata-senjata semacam itu sejak pertengahan 1960-an. 1
2.       PENGKAFIRAN DARI BERBAGAI SEGI KEHIDUPAN
a.       Finance
Untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, pada tahun 1999 ini, seluruh wilayah belahan bumi sudah dikuasai oleh jaringan kekuasaan Lucifer. Semua umat manusia harus memandang pada satu arah, yaitu kekuatan mata uang, sebagaimana yang dilambangkan oleh mata uang satu dolar Amerika  --novus ordo seclorum. Seluruh struktur perekonomian global telah dikuasai oleh kaum Iluminasi, gerak World Bank dan IMF telah menjadi "dewa Lucifer" yang akan menyelamatkan umat manusia sekaligus menguasainya.Hal ini sesuai dengan ucapan Prof. J.S. Malan, seorang ahli ekonomi dari Universitas Sao Paolo yang mengatakan:"Setiap bangsa akan menanggung utang yang berat dan mereka tidak akan mampu membayarnya, sehingga mereka harus menebusnya sebagai budak yang setia dan patuh terhadap perintah. Kekuatan IMF sangat absolut sehingga tidak akan ada satu negara pun yang mampu mendapatkan satu sen pun, kecuali atas persetujuan atau arahan dari IMF"
b.      Food
Dengan kemampuan mereka melakukan rekayasa di bidang bahan kimia makanan serta "mesin makanan  perekayasa genetika" (genetically engineered food), ini memungkinkan gerakan zionis mampu memanipulasi struktur genetik manusia, disesuaikan dengan keinginan mereka. Bahkan, beberapa zat aditif di bidan industri makanan direkayasa sedemikian rupa, hingga mempunyai cita-rasa yang lezat, sekaligus ada semacam "maksud" tersembunyi yang secara sangat rahasia disisipkan dalam bentuk pelezat dan pengawet makanan  --seperti zat aditif: gelatin, pemanis buatan (aspartime/nutrasweet), zat pewarna, monosodium glutamate, kafein, dan sebagainya.Sebagai contoh kecilnya, zat MSG (monosodium glutamate) atau dikenal vetsin yang dikonsumsi cukup besar oleh masyarakat kita. Ternyata, MSG membawa pada berbagai akibat sampingan yang cukup serius.Tidak hanya makanan dan minuman, kaum Iluminasi juga harus cerdas dan terus mengembangkan teknologi canggih dalam biokimia, khususnya "obat -obat" setan (seperti LSD, ekstasi, obat bius serta psikotropika, mariyuana, narkotik, dan sebagainya) yang harus ditangani dan diorganisasi secara rapi. Generasi muda harus dibius dengan obat-obat setan tersebut, sehingga secara mental, mereka tidak mampu tampil sebagai generasi yang potensial dan karenanya lebih mudah memusnahkannya dari muka bumi. Hukum alam akan menyeleksi mereka. Hanya "bibit unggul" yang akan lolos dari pertarungan membangun dunia baru tersebut.Film hampir sebagian besar para produsen perfilman Amerika (Holywood, ed.) dikuasai  kaum Yahudi. Mereka merasa yakin bahwa dengan mencekoki film mereka tersebut, pandangan umat manusia dapat dengan mudah diubah, untuk kepentingan cita-cita zionis. Diantara produser beserta perusahaannya yang terkenal tersebut antara lain Paramount Cooperation milik Hod Dixon serta Warner and Brook Cooperation milik Henry Warner. Dan nuansa kegiatan di Holywood mencerminkan kehidupan kaum Yahudi yang sangat bebas, penuh dengan materi yang gemerlapan. Para bintang film yang mampu menaiki tangga teratas dan  populer harus mendapatkan dukungan dan berkenalan dengan jaringan sponsor Yahudi. Para bintang film Yahudi terkenal antara lain: Tonny Curtis, Jack Nicholson, Gary Grant, Barbara Streissand, Elizabeth Taylor, Jerry Lewis; dan sebagainya Sebagaimana dalam film, sebagai media membangun image Yahudi maka dalam dunia media cetak, mereka membangun jaringan berita yang merangkum seluruh dunia.Jaringan stasiun televisi yang menguasai dunia akan menjadi "pedang perdamaian" dan sekaligus "sang guru bijaksana" di muka bumi. Mereka
memujikannya dengan membuat pelesetan namanya: CNN (Christ News Network; Jaringan Berita Kristus), CNBC (Christ News Bibel Church; Jaringan Gereja Bibel Kristus), dan ABC (All Bibel and Christ; Semua Kristus dan Bibel).
c.       Fashion
Gaya hidup yang diwarnai kehidupan gemerlapan, seperti kehidupan kafe serta tempat-tempat hiburan yang tidak luput dari obat-obat setan berupa: obat psychedelic, stimulansia, amfitamin, psikotropika, mariyuana, dan ekstasi. Obat-obat penghancur mentalitas anak anak muda ini, awalnya oleh kaum Iluminasi diedarkan secara gratis, kemudian setelah mereka kecanduan, maka dibuatnya menjadi sangat bergantung dan menjadi budak setan.
d.      Faith
Dalam bidang keimanan, seluruh warga dunia harus melepaskan diri dari hal-hal yang tidak masuk akal (absurditas) dan khayalan para juru dakwah, mubalig, pendeta, domine, serta pastor yang meracuni kebebasan manusia. Untuk itu, Iluminasi dengan kecerdasannya yang tinggi harus mengubah cara pandang pemeluk agama yang ada. Ajaran-ajaran konvensional yang diajarkan para juru dakwah agama harus direformasi secara halus dan rasional. Berbagai argumentasi atau dilema ajaran agama harus disuntikkan kepada para generasi muda Isu-isu yang menggoyangkan agama harus dikemas dengan cara yang sangat baik, apakah melalui penayangan film, sinteron, maupun pembahasan ilmiah di kampus. Salah satu yang mereka kampanyekan adalah relativitas ajaran agama. Sikap yang mengabsolutkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Iluminasi yang anti-tirani, termasuk ajaran agama yang menurut mereka telah memenjarakan kebebasan berpikir Mereka akan terus berusaha untuk mencari dalih-lalih yang dapat melemahkan dua agama besar, yaitu Kristen dan Islam. Terutama menghancurkan dominasi Gereja Roma Katolik yang menurut mereka adalah tirani. Mereka berkata, "Tujuan sosial politik Freemason adalah membebaskan manusia dari tirani gereja katolik dan dari kekuasaan siapa saja yang tidak demokratis."Sebab itulah, dengan bangga mereka mengaku sebagai anti Kristus, bahkan membuat satu peraturan tersendiri yang harus ditaati dan dijadikan ajaran pengikut
Iluminasi/freemason yang disebut dengan Ordo Antichrist Illuminati (OAI).Ajaran kemanusiaan yang berdasarkan pada kebebasan  dan cinta adalah lambang dari ajaran agama Iluminasi. Sebab itulah, mereka pun menggalang dan mencari justifikasi untuk mengakui homoseksualisme dan lesbianisme sebagai bentuk dari kemanusiaan yang harus dihargai di dunia Barat para homoseksual serta lesbianisme telah mempunyai organisasinya sendiri.
e.       Free Thinkers
Kaum Iluminasi memperkenalkan satu metode berpikir yang bebas nilai. Menurut pemikiran mereka, manusia tidak pernah akan mencapai puncak kebenaran, kecuali manusia membebaskan dirinya dari segala dogma agama. Menurut American Heritage Dictionary, orang yang berfikir bebas adalah mereka yang menolak dogma utama dari cara berfikir yang diajarkan agama.Ha1 ini disebutkan oleh Weishaupt:"Pengikut freemason 'menjual' dogma monoteisme (satu Tuhan). Bahwa pemahaman manusia terhadap Tuhan sepenuhnya diserahkan kepada manusia sendiri dalam menginterpretasikan-Nya. Freemason tidak berminat terhadap tujuan teologi. Inilah basis keuniversalitasan
f.       Friction
Salah satu strategi yang paling mengerikan dari gerakan zionis adalah membangun satu friksi (perpecahan, ed.) di dalam dan antarpemeluk agama. Mereka menyebarkan berbagai "bola-bola salju" yang diharapkan dapat "melindas" kaum beragama agar diantara mereka terjadi konflik. Hal itu dimaksudkan sebagai justifikasi bahwa sumber konflik di muka bumi ini, dikarenakan manusia fanatik terhadap agamanya masing-masing. Sehingga solusi yang terbaik, manusia harus membebaskan dirinya dari jerat dogma agama dan memasuki satu abad baru, yaitu kehidupan yang bersifat universal, yang hanya bicara atas nama kesamaan dan kebebasan yang tidak membawa-bawa atau mengatasnamakan agama. Humanitas merupakan bahasa universal dan tanpa agama sekalipun, nilai kemanusiaan merupakan kata pengikat yang paling bebas kepentingan.
g.       Fitnah
Fitnah adalah senjata yang paling ampuh yang dimiliki kaum Dajal zionis untuk menghancurkan umat Islam. Berapa banyak korban tersungkur karena tajamnya senjata fitnah yang "melahap" umat Islam yang sedang lengah. Berapa banyak diantara  umat Islam maupun umat agama lainnya yang terkena "racun berbisa" dari fitnah yang dilontarkan oleh para kafir zionis ini. Bila ada satu figur yang dengan ikhlas mengorbankan seluruh hidupnya untuk agama dan mau mengambil risiko untuk kejayaan umatnya, maka tantangan berat yang dia hadapi bukanlah musuh yang ingin menghancurkan agamanya, melainkan justru dari sesama bahkan kawan sendiri. Mereka menusuk dari belakang dan mencemooh dari jauh. Mengulasnya seakan-akan dia tahu persis dengan tokoh mujahid tersebut.

B.   PEMBAHASAN
a.      Dampak negatif gerakan neo-zionisme terhadap ummat
1.      Kerugian terbesar adalah pengkafiran terhadap ummat.
2.      Timbulnya perseteruan dimana-mana.
3.      Pergeseran gaya hidup.

b.      Menghindarkan dan menanggulangi diri dari gerakan kafirisasi
1.      Pola pendidikan agama sejak usia dini merupakan salah satu kunci untuk membentengi iman.
2.      Persatuan ummat beragama.
3.      Menghindari berbagai produk yang mengandung unsur neo-zionisme.
4.      Pendekatan dakwah kepada seluruh golongan usia.
5.      Pembangunan system yang befungsi menaungi seluruh ummat.
6.      Hindari berbagai persengketaan baik dalam skla kecil maupun skla besar.
7.      Penuhi masjid dan pembentukan majelis taklim.
8.      Berzikirlah sebanyak-banyaknya.
9.      Memperkokoh barisan ummat.
10.  Berwawasan Qur’an.
11.  Wujudkan reformasi Islam.



BAB V
PENUTUP

A.   KESIMPULAN

·       Kehidupan sekuler yang mengglobal sebagai tujuan utama.
·       Fakta menunjukkan adanya hubungan khusus istimewa Antara AS-Israel
·       Sebagai dampak terburuk adalah terpisanya kehidupan ummat dari agama (kafirisasi)
·       Dengan solusi utama adalah kekuatan iman dan persatuan ummat

B.   SARAN

Sebagai solusi utama untuk proteksi terhadap gerakan neo-zionisme (pengkafiran) sangat diperlukan adanya persatuan ummat diseluruh dunia yang dinaungi oleh sebuah system.





















DAFTAR PUSTAKA
·         Terbitan Lawrence Hill Books, Brooklyn, New York, 1993
·         Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat,  Legislation on Foreign Relations through 1991, Penerbit Komite Gabungan, Komite mengenai Permasalahan Luar Negeri dan Komite mengenai Hubungan Luar Negeri (Government Printing Office, Washington D.C.), Juli 1992, 4:44-45,160-61,167
·         Dikutip dalam "Documents and Source Material," Journal of Palestine Studies, Musim Semi 1992,178.
·         Congressional Record, 1 April 1992. Juga lihat Clyde Mark, "Israel's U.S. Foreign Assistance Fact;" Divisi Permasalahan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional, Pelayanan Riset Kongres, diperbarui 5 Juli 1991.
·         Washington Times, 28 Februari 1992.
·         Jerusalem Post International Edition, 9 September 1989.
·         New York Times, 11 Juni 1986
·         James Feron, New York Times, 19 Mei 1966. Juga lihat Aronson,  Conflict and Bargaining in the Middle East, 50-51.
·         Tillman,  The United States in the Middle East, 38. Juga lihat Green,  Living by the Sword, 135-52; Hersh, The Samson Option, 8-10; Raviv dan Melman, Every Spy a Prince, 250-52; Woodward, Veil, 160.
·         David Hoffman dan R. Jeffrey Smith,  Washington Post, 27 Oktober 1991. Juga lihat "New Light on
·         Israeli-South African Arms Trade,"  Israeli Foreign Affairs, 5 November 1991; Edward T. Pound,  Wallstreet Journal, 13 Maret 1992.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar